Pemilihan Media Tanam yang tepat untuk si Anggrek

Ida Ujang nursery

Media tanam berfungsi sebagai tanaman yang berpijak, menyimpan unsur hara, dan air bagi tanaman. unsur hara dan air sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman anggrek, agar bisa terpenuhi, kondisi media tanam yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan, berikut syarat-syarat dan jenis-jenis media tanam. media tanam sangat mempengaruho pertumbuhan dan produksi bunga pada anggrek. Pertumbuhan tanaman yang optimal, gunakan media tanam dengan PH (derajat keasaman) berkisar 5-6. usahakan ph media tanam anggrek tidak melebihi kisaran angka tersebut. Sebaliknya lakukan pengontrolan terhadap pH agar tetap terjaga pada kisaran ideal penggantian media tanam perlu dilakukan, jika anggrek terlalu padat dalam pot dan media tanam sudah rusak, setelah selesai berbunga pun, media tanam anggrek juga perlu dikontrol.

Sehingga pertumbungan tunas tetap optimum. umumnya para pembudidaya anggrek menggunakan media pakis, moss kadaka, arang kayu, serutan kayu, dan sabut kelapa.
hal yang harus diperhatikan dalam memilih media anggrek :
1. tidak mudah lapuk.
2. tidak mudah menjadi inokulum atau sumber penyakit
3. memiliki daya aerasi atau menyerap air yang cukup baik.
4. mampu mengikat air dan unsur hara dengan baik
5. mudah diperoleh dan relatif murah.

Mari kita bahas satu persatu

A. Pakis

Pakis merupakan media yang sulit lapuk dengan daya mengikat air, kemampuan aerasi, dan drainase yang baik. sebelum digunakan sebagai media tanam anggrek, rendam pakis terlebih dahulu dengan fungisida, insektisida dan bakterisisda untuk menghilangkan segala penyakit, sebaiknya, gunakan pakis yang berupa potongan atau cincangan yang tidak terlalu halus untuk diletakkan di pot,
pasalnya potongan halus dapat menyebabkan kelembapan tinggi pada pot dan menimbulkan penyakit busuk akar.

INI AKUN YOUTUBE KITA, semoga juga sedikit membantu teman2 ya :

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: